Cara Membuat Cappuccino (Versi Tradisional & Sehat)

Cappuccino, minuman klasik asal Italia, kini telah menjadi bagian penting dari budaya ngopi di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Di kafe-kafe maupun rumah, cappuccino sering disajikan dengan sentuhan lokal, menggunakan kopi instan atau kopi tubruk yang kuat, susu yang dikocok hingga berbusa, serta taburan bubuk cokelat atau kayu manis untuk menambah cita rasa. Cappuccino sangat digemari karena teksturnya yang creamy, aroma kopi yang menggoda, dan sensasi hangat yang menenangkan. Minuman ini juga cocok untuk vegetarian dan bisa dibuat lebih sehat dengan menggunakan susu rendah lemak atau susu nabati serta pemanis alami. Menikmati secangkir cappuccino buatan sendiri bisa menjadi momen relaksasi di tengah kesibukan, dan sering kali menjadi simbol kehangatan saat berkumpul bersama keluarga atau teman.

15 min total2 servingsEasy80 kcal / 100g

Ingredients

Step-by-step instructions

Step 1: Dalam mangkuk kecil
0%

Step 1 · Dalam mangkuk kecil

Dalam mangkuk kecil, campurkan bubuk kopi instan dan gula aren dengan air. Kocok kuat-kuat menggunakan sendok atau whisk kecil hingga campuran menjadi ringan dan berbusa.

Step 2: Panaskan susu rendah lemak dalam panci dengan api sedang hingga ham...
0%

Step 2 · Panaskan susu rendah lemak dalam panci dengan api sedang hingga ham...

Panaskan susu rendah lemak dalam panci dengan api sedang hingga hampir mendidih, tapi jangan sampai meluap.

Step 3: Kocok susu panas menggunakan alat pembuih susu
0%

Step 3 · Kocok susu panas menggunakan alat pembuih susu

Kocok susu panas menggunakan alat pembuih susu, blender, atau kocok dalam termos hingga susu menjadi kental dan berbusa.

Step 4: Bagi campuran kopi yang sudah dikocok ke dalam dua cangkir secara m...
0%

Step 4 · Bagi campuran kopi yang sudah dikocok ke dalam dua cangkir secara m...

Bagi campuran kopi yang sudah dikocok ke dalam dua cangkir secara merata.

Step 5: Tuang susu panas berbusa ke dalam cangkir
0%

Step 5 · Tuang susu panas berbusa ke dalam cangkir

Tuang susu panas berbusa ke dalam cangkir, tahan busanya dengan sendok. Tambahkan busa susu di atasnya hingga membentuk lapisan tebal dan creamy.

Step 6: Taburi dengan bubuk cokelat atau kayu manis
0%

Step 6 · Taburi dengan bubuk cokelat atau kayu manis

Taburi dengan bubuk cokelat atau kayu manis, dan tambahkan setetes ekstrak vanila jika suka. Sajikan segera.

Step 7: Opsional: Tambahkan beberapa es batu untuk variasi cappuccino dingin
0%

Step 7 · Opsional: Tambahkan beberapa es batu untuk variasi cappuccino dingin

Opsional: Tambahkan beberapa es batu untuk variasi cappuccino dingin.

Why this recipe is healthy

This cappuccino recipe is health-conscious because it limits added sugars, avoids cream, and uses low-fat or vegan milk options. The recipe is portion controlled, free from artificial additives found in commercial versions, and can be adapted for various dietary needs. Its low calorie and moderate protein content make it a smart snack-time drink for anyone tracking their nutrition.

A note on tradition

Cappuccino, though global in origin, has become a trendy beverage in urban India, especially among young adults and professionals. It is commonly served during casual meet-ups or as a treat at popular Indian coffee houses. The practice of making frothy coffee at home, known as 'beaten coffee' in Hindi, has roots in Indian households long before cappuccino machines became widespread. Today, it bridges traditional Indian coffee-making techniques and modern café culture.

← Back to Cappuccino