Cara Membuat Martabak Telur (Versi Tradisional & Sehat)
Martabak Telur merupakan camilan gurih khas Indonesia yang sangat digemari dan menjadi bagian dari budaya jajanan kaki lima di tanah air. Hidangan ini terdiri dari kulit tipis yang renyah, diisi campuran telur, daging cincang rendah lemak, daun bawang, dan rempah-rempah aromatik. Biasanya, Martabak Telur disajikan panas langsung dari wajan, menjadi sajian andalan saat acara keluarga, malam perayaan, atau sekadar pengganjal lapar di pasar-pasar ramai Indonesia. Perpaduan kulit garing dan isian gurih beraroma herba menjadikannya favorit bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Martabak Telur berasal dari kekayaan kuliner Indonesia, terutama populer di Jawa dan Sumatra, di mana para penjual kaki lima piawai membuatnya di depan pembeli. Nama 'martabak' sendiri berasal dari bahasa Arab yang berarti 'terlipat', sesuai dengan bentuknya yang unik. Dengan rasa yang memuaskan dan bahan-bahan yang sehat, Martabak Telur tidak hanya memanjakan lidah, tapi juga menjadi cara menikmati cita rasa tradisional Indonesia secara lebih sehat. Cocok untuk disantap bersama, martabak ini bisa menjadi camilan mengenyangkan atau makanan ringan kapan saja.
Ingredients
Step-by-step instructions
Step 1 · Siapkan adonan dengan mencampurkan tepung terigu gandum utuh
Siapkan adonan dengan mencampurkan tepung terigu gandum utuh, sejumput garam, dan 1 sendok makan minyak zaitun. Tambahkan air sedikit demi sedikit (sekitar 60 ml), uleni hingga kalis dan halus. Tutup dan diamkan selama 15 menit.
Step 2 · Sambil menunggu adonan
Sambil menunggu adonan, panaskan 1 sendok makan minyak zaitun di wajan. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan daging cincang, garam, dan merica. Masak hingga daging matang dan berubah warna. Angkat dan biarkan agak dingin.
Step 3 · Dalam mangkuk
Dalam mangkuk, kocok telur bersama susu rendah lemak. Masukkan tumisan daging dan daun bawang, aduk rata.
Step 4 · Bagi adonan menjadi dua
Bagi adonan menjadi dua, lalu giling tipis di atas permukaan yang telah ditaburi sedikit tepung. Bentuk persegi dan usahakan setipis mungkin tanpa robek.
Step 5 · Letakkan selembar adonan di atas wajan datar atau teflon yang sudah...
Letakkan selembar adonan di atas wajan datar atau teflon yang sudah diolesi sedikit minyak. Tuang setengah adonan telur-daging di tengah, lipat sisi-sisinya hingga menutupi isian dan membentuk persegi rapi.
Step 6 · Masak dengan api sedang sambil ditekan perlahan hingga kedua sisi b...
Masak dengan api sedang sambil ditekan perlahan hingga kedua sisi berwarna keemasan dan renyah (sekitar 2–3 menit per sisi). Ulangi dengan sisa adonan dan isian.
Step 7 · Angkat martabak
Angkat martabak, biarkan agak hangat, lalu potong-potong. Sajikan selagi panas dengan acar mentimun atau salad segar.
Why this recipe is healthy
This healthy Martabak Telur recipe uses whole wheat flour and lean meat, reducing refined carbs and unhealthy fats. Minimal oil is used for cooking, and the filling is loaded with protein and fiber. These modifications make it suitable for calorie-conscious eaters, while still preserving the authentic taste and texture. Enjoying Martabak Telur as part of a balanced diet supports weight management and provides sustained energy.
A note on tradition
Martabak Telur is especially popular in Java and Sumatra, commonly sold by street vendors in the evening. It's often enjoyed during Ramadan as a hearty iftar snack, but also eaten year-round during gatherings and celebrations. The dish is a symbol of togetherness, frequently shared among family and friends, reflecting Indonesia's communal dining traditions.