Cara Membuat Perkedel (Versi Tradisional & Sehat)

Perkedel merupakan camilan khas Indonesia yang terkenal dengan kulitnya yang keemasan dan renyah, serta isian kentang yang lembut dan penuh cita rasa. Hidangan tradisional ini sering disajikan saat kumpul keluarga, di warung makan, atau pada acara spesial, dan telah menjadi bagian penting dari kuliner Indonesia. Berasal dari adaptasi lokal frikadel Belanda, perkedel Indonesia memiliki keunikan tersendiri berkat penggunaan rempah dan bahan lokal, sehingga menghasilkan rasa yang khas Indonesia. Perkedel biasanya dibuat dari kentang yang dihaluskan, dicampur dengan daging cincang, bumbu, dan rempah, lalu digoreng hingga matang. Rasanya gurih, harum, dan menenangkan, cocok dinikmati oleh semua usia. Perkedel sangat fleksibel, bisa disajikan sebagai lauk, camilan, atau bagian dari hidangan utama. Penggunaan protein rendah lemak dan daun seledri segar pada versi sehat ini membuat Anda bisa menikmati cita rasa autentik dengan kandungan gizi yang lebih ringan. Nikmati kekayaan kuliner Indonesia melalui perkedel yang lezat dan menyehatkan ini!

35 min total2 servingsEasy170 kcal / 100g

Ingredients

Step-by-step instructions

Step 1: Rebus kentang yang sudah dikupas dan dipotong dadu dalam air yang d...
0%

Step 1 · Rebus kentang yang sudah dikupas dan dipotong dadu dalam air yang d...

Rebus kentang yang sudah dikupas dan dipotong dadu dalam air yang diberi sedikit garam hingga empuk, sekitar 10 menit. Tiriskan dan biarkan agak dingin.

Step 2: Haluskan kentang rebus dalam mangkuk besar hingga benar-benar lembu...
0%

Step 2 · Haluskan kentang rebus dalam mangkuk besar hingga benar-benar lembu...

Haluskan kentang rebus dalam mangkuk besar hingga benar-benar lembut dan tidak ada gumpalan.

Step 3: Panaskan 1 sendok teh minyak zaitun di wajan
0%

Step 3 · Panaskan 1 sendok teh minyak zaitun di wajan

Panaskan 1 sendok teh minyak zaitun di wajan, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum, sekitar 2 menit. Masukkan daging ayam cincang dan masak hingga berubah warna. Biarkan dingin.

Step 4: Campurkan kentang halus dengan tumisan ayam
0%

Step 4 · Campurkan kentang halus dengan tumisan ayam

Campurkan kentang halus dengan tumisan ayam, daun seledri cincang, bubuk pala, garam, dan merica putih. Aduk rata. Tambahkan setengah bagian telur yang sudah dikocok untuk merekatkan adonan.

Step 5: Bentuk adonan menjadi bulatan pipih kecil (diameter sekitar 4 cm)
0%

Step 5 · Bentuk adonan menjadi bulatan pipih kecil (diameter sekitar 4 cm)

Bentuk adonan menjadi bulatan pipih kecil (diameter sekitar 4 cm). Celupkan perkedel ke sisa telur kocok.

Step 6: Panaskan sisa minyak zaitun di wajan anti lengket dengan api sedang
0%

Step 6 · Panaskan sisa minyak zaitun di wajan anti lengket dengan api sedang

Panaskan sisa minyak zaitun di wajan anti lengket dengan api sedang. Goreng perkedel hingga berwarna keemasan di kedua sisi, sekitar 2-3 menit per sisi.

Step 7: Angkat perkedel dan tiriskan di atas tisu dapur untuk mengurangi mi...
0%

Step 7 · Angkat perkedel dan tiriskan di atas tisu dapur untuk mengurangi mi...

Angkat perkedel dan tiriskan di atas tisu dapur untuk mengurangi minyak. Sajikan hangat sebagai camilan atau bersama nasi putih.

Why this recipe is healthy

This version of Perkedel is a healthy choice because it uses lean protein, fresh herbs, and is pan-fried with olive oil instead of deep-fried. The recipe avoids excess saturated fats and incorporates nutrient-dense ingredients, making it lower in calories and healthier for your heart. It’s a satisfying snack that fits well into weight management and balanced nutrition plans, without sacrificing the authentic taste of Indonesian cuisine.

A note on tradition

Perkedel is a traditional snack widely enjoyed across Indonesia, especially in Java and Sumatra. It’s commonly served during family gatherings, festive meals, or as part of the daily menu in Indonesian homes and warungs. Its roots trace back to colonial times, but Perkedel has become a true Indonesian comfort food. It symbolizes togetherness and is often prepared in advance for special occasions or to accompany dishes like nasi tumpeng and soto.

← Back to Perkedel