
Tongseng Kambing
Makan Malam • Indonesia
Tentang Tongseng Kambing
Tongseng Kambing adalah hidangan khas dari daerah Solo dan sekitarnya di Jawa Tengah yang terkenal sebagai salah satu menu andalan warung kaki lima ataupun rumah makan sederhana. Sajian ini berupa gulai kambing berkuah santan dengan potongan daging kambing, kol, dan bumbu rempah yang kuat seperti ketumbar dan lada. Kuahnya biasanya lebih encer daripada gulai pada umumnya, ditambah kecap manis sehingga rasanya harmonis antara manis dan gurih. Tongseng paling nikmat disantap sebagai lauk makan malam bersama nasi hangat, dan sering dihidangkan saat kumpul keluarga atau acara hajatan. Dari sisi nutrisi, tongseng kambing termasuk makanan berkalori sedang: setiap 100 gram menyumbang sekitar 215 kalori, dengan kandungan protein yang cukup tinggi (16 g) dan lemak (13 g), serta sedikit karbohidrat dan serat. Bila membeli di warung kaki lima, porsi biasanya cukup besar, jadi bagi yang ingin membatasi asupan kalori, sebaiknya tidak terlalu banyak kuah dan dagingnya, atau menikmati bersama banyak sayur kol. Penggunaan santan dan daging kambing membuat tongseng agak "berat"; cocok sebagai menu utama tapi sebaiknya tidak dikonsumsi tiap hari bagi yang menjaga asupan lemak.
How to Make
- 1Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum.
- 2Masukkan potongan daging kambing, aduk hingga berubah warna.
- 3Tambahkan ketumbar, lada, dan kecap manis, masak hingga daging matang.
- 4Tuang santan dan kol, masak sampai kuah menyatu dan kol layu.
- 5Cicipi dan sesuaikan bumbu, angkat dan sajikan tongseng dengan nasi hangat.
Nutrition Facts
| Nutrient | Per 100g |
|---|---|
| Energy | 215.0 kcal |
| Protein | 16.0 g |
| Carbohydrates | 7.0 g |
| Total Fat | 13.0 g |
| Fiber | 1.0 g |
Cultural Notes
Tongseng kambing sangat populer di Solo dan Yogya, sering dihidangkan di warung dan kaki lima sebagai menu makan malam atau lauk hajatan.




